Saatnya Menggunakan Social Media Sebagai Personal Branding: Eksis di Generasi Milenial

Siapa yang tidak menggunakan sosial media saat ini? Hampir semua orang menggunakan Sosial Media, dari semua kalangan usia dan berasal dari berbagai belahan dunia mengikuti trend Sosial media. Termasuk kamu, kan?

Sebelum kita paparkan pentingnya sosial media, kamu harus tahu terlebih dahulu tentang definisi Pemasaran atau Marketing. Marketing adalah aktivitas dan proses untuk menciptakan; Berkomunikasi dan memberikan penawaran yang bernilai bagi pelanggan. Lalu apa hubungannya dengan sosial media?

Sekarang lihatlah pemasaran sosial media. Sosial media saat ini berpendapat bahwa tujuan pemasaran melalui media sosial adalah membangun merek dan meningkatkan visibilitas merek, melalui membangun hubungan dan berkomunikasi dengan calon pelanggan.

Kamu sudah mendapatkan korelasinya dari dua definisi diatas. Ya. Marketing dan sosial media itu berjalan beriringan. Perusahaan sosial media merupakan satu dari industri yang memiliki perkembangan sangat pesat.

Pengguna Sosial Media

Berdasarkan data ekonomi digital We Are Social, Indonesia memiliki 88,1 Juta pengguna internet aktif. Pertumbuhan usersnya sekitar 15% selama kurung waktu 12 bulan. Kemudian, pelanggan SIM di Indonesia mencapai 326,3 juta, yang bahkan lebih banyak dari jumlah penduduk Indonesia. Ini berarti diperkirakan setiap pengguna ponsel di Indonesia memiliki rata-rata dua kartu SIM.

Pengguna Facebook Terbanyak

Bangkok
Jakarta
San Paulo

Pengguna Twitter Terbanyak

USA
Brazil
Jepang
Inggris
Indonesia

Indonesia berada di daftar 5 besar pengguna Facebook dan Twitter, ini membuktikan kalau masyarakat Indonesia kebanyakan melek sosial media dan selalu mencoba up-to-date dengan trend yang muncul di sosial media. Bisa terlihat dari statistik dibawah kalau memang belajar Facebook itu paling mudah.

Social network paling banyak digunakan di Indonesia

(16-19 Tahun)

1. Facebook
80.9%
2. Instagram
73.6%
3. Twitter
39.1%
4. Google+
26.6%
5. Path
26.4%
6. Snapchat
11.8%
7. Tumblr
5.5%
8. Pinterest
4.6%
9. Linkedln
2.7%
10. Periscope
1.8%

Sumber : www.statista.com - Januari 2016

Berdasarkan Napoleoncat, untuk pengguna Instagram di Indonesia sendiri, lebih detailnya ada sejumlah 40 Milyar orang diatas usia 18-44 tahun yang merupakan pengguna Instagram aktif dengan 52% laki-laki dan 80% perempuan.

Sekarang kamu tahu kan dimana kamu bisa meletakkan peluang terbesar buat personal branding kamu?

Personal Branding

Personal branding pada dasarnya adalah proses pembentukan citra atau kesan yang ditentukan dalam pikiran orang lain tentang individu, kelompok, atau organisasi. Nah, Personal branding sering kali melibatkan citra nama seseorang ke berbagai produk.

Kita bisa lihat beberapa contoh personal branding yang cukup familiar di telinga anak-anak muda, seperti Anya Geraldine, Gitasav, Rachel Vennya adalah contoh dari anak muda yang menunjukan persona nya di sosial media dan memiliki banyak followers yang ter-influence dari gaya pakaian mereka, barang-barang yang mereka pakai, dan kehidupan yang mereka jalani.

Apa sih pentingnya Personal Branding? Kamu harus memiliki skill satu ini untuk membuka pintu ke banyak tempat. Ke pekerjaan yang kamu inginkan, ke tempat yang bisa memberikan kamu popularitas, dan yang paling penting, pundi-pundi uang yang bisa kamu hasilkan. Pentingnya personal branding bisa dilihat di list berikut ini:

1. ‘Produk’ paling menjual adalah diri kamu sendiri

Menghasilkan kepercayaan sangat penting dalam bisnis dan kehidupan. Salah satu cara terbaik dan termudah untuk mendapatkan kepercayaan adalah menghubungkan manusia dengan manusia, orang ke orang, mata ke mata, suara hingga suara.

Semakin kamu dapat merasa nyaman untuk merepresentasikan diri sendiri secara online, semakin baik kamu untuk dapat berperilaku dan berinteraksi. Penting bagi kamu untuk menggambarkan merek pribadi sendiri dan bukan hanya sebatas formalitas saja. Memberdayakan dirimu untuk membangun hubungan dengan orang lain dengan pembawaan persona kamu itu kharismatik, loh!

2. Bukan cuma selebriti yang butuh personal branding

Banyak orang berpikir bahwa personal branding hanya untuk selebritis seperti Paris Hilton atau Taylor Swift, namun masing-masing dan satu dari kita adalah sebuah merek. Sosial media telah menjadi arena bermain yang bisa membawa kamu ke puncak popularitas yang luar biasa. Mungkin saja bos kamu bisa meng-google nama kamu sebelum wawancara pekerjaan, atau stalk twitter kamu buat mengawasi apa yang kamu lakukan. Bila kamu berinteraksi dengan orang, baik online maupun offline, mereka akan membangun citra siapa kamu dari waktu ke waktu. Kamu harus mengendalikan semua itu.

3. Membedakan kamu dan orang lain

Personal Branding adalah tentang mengidentifikasi dan kemudian mengkomunikasikan apa yang membuat kamu unik dan relevan, sehingga kamu bisa mencapai apa yang kamu inginkan. Jika kamu memahami apa kelebihan dan skill yang bisa kamu tunjukan, kamu bisa tampil lebih stand out dari pesaing kamu. Misal, kamu hobi melukis dan membuat ilustrasi, bisa kamu publikasikan di Instagram untuk menciptakan personal branding bahwa kamu pribadi yang artsy!

Personal Branding dan Sosial Media

Sekarang, gimana sih hubungan sosial media dengan personal branding itu sendiri? Platform paling mudah dijangkau dan efisien untuk personal branding kamu adalah sosial media. Cukup dengan bermodalkan smartphone dan internet, kamu bisa mulai menarik audience untuk membentuk personal branding!

Ada beberapa tips bagi kamu yang mau memulai menunjukan personalmu di sosial media, seperti:

Pola dalam postingan itu penting. Jangan asal dengan acak memposting ke social media, seperti layaknya film dengan plot yang terus berlanjut dan berkembang. Ada awalan yang membuat audiens penasaran kemudian ceritakan kisah kamu di Instagram atau Twitter. Masyarakat menyukai cerita hidup orang lain, apalagi jika punya kamu menarik.

Lagi, Seperti layaknya film. Bukan hanya tokoh utama saja yang ditonjolkan namun ada beberapa tokoh lainnya yang muncul dan menarik hati penonton. Karakter tersebut juga masuk kedalam alur cerita. Jadi, libatkan teman, saudara, pacar, istri, anak, atau siapapun yang menurut kamu berpotensi untuk menarik banyak audiens.

Kamu pasti pernah melihat postingan yang sama namun berada di platform social media yang berbeda, bukan? Kamu nggak bisa hanya copas konten kamu ke semua social media. Apalagi untuk Twitter yang punya keterbatasan 140 karakter. Buat teks yang berbeda-beda sehingga tidak bosan untuk dibaca, pilih mana platform social media yang memungkinkan banyak teks dan mana yang tidak. Saya melihat orang secara otomatis berbagi pos Instagram mereka ke Twitter. Itu tidak terlihat bagus.

Kamu akan mendapatkan banyak ide dari orang lain. Saat kamu browsing, misalnya, di Instagram mereka, lihatlah jenis tulisan yang paling banyak likes atau comments-nya. Kamu akan melihat seseorang yang punya 10.000 likes dan kemudian jenis pos tertentu mendapat 20.000 likes. Kamu bisa menggabungkan kecerdasan bisnis itu ke social media pribadi kamu sehingga kamu tidak perlu mempelajari semuanya dengan cara yang sulit.

Cobalah posting sekali seminggu versus sekali sehari versus sekali satu jam. Ada banyak kekuatan dalam seberapa sering kamu memposting. Secara umum, hampir selalu lebih baik memposting terlalu banyak daripada terlalu sedikit.

Jika kamu mampu untuk studi luar negeri atau sekedar liburan ke luar negeri, cobalah untuk melakukannya dan bagi pengalaman kamu di social media. Atau kamu bisa cari alternatif lain yang tentunya menarik juga. Dan yang paling penting, konsistensi. Tetap lakukan postingan secara berlanjut dan konsisten pada citra yang ada punya. Good luck!

Apa ada tempat kursusnya? Biar lebih gampang gitu !

Kursus Digital Marketing: Belajar Cara Mendapatkan Customer di Internet dengan Cepat, Mudah dan Efektif.

Lokasi Kursus : Kelapa Gading, Grogol, Tebet, Srengseng, dan Depok.

Atau hubungi kami di 021-2941-1188 info@dumetschool.com

Kalau ragu, nih ada beberapa testimoni dari murid Dumet School
Setelah saya lulus kursus saya tetap bisa terus konsultasi dengan Instrukturnya tanpa dibatasi waktu. Saat ini saya sudah berhasil mendapatkan beberapa projek SEO dan juga promosi di social media. Dengan ilmu yang saya pelajari di DUMET School, saya sudah bisa menghasilkan uang lewat internet.
Defriansyah---Digital-Marketing.jpg
Defriansyah
Digital Marketer
Saya tinggal di Jepang, di kota Hiratsuka. Saya datang ke Jakarta selama 3 minggu untuk kursus di DUMET School. Bagi saya belajar di DUMET School akan dibimbing sampai bisa tanpa batas waktu.
Sri-Astuti---SEO-dan-Web-Master.jpg
Sri Astuti
Pemilik restoran di Jepang
Saya memilih DUMET School karena DUMET School ini memang terkenal di Google nya sendiri dan kuat di SEO nya juga. Biar lebih support pekerjaan saya dalam hal Digital Marketing supaya lebih bagus dan lebih efisien lagi. Kesan pertama di DUMET School, Intrukturnya ramah-ramah dan pengajaran nya juga OK diajarin sampai mengerti.
Kursus-Internet-Marketing---Meliana.jpg
Meliana
Staff Marketing PT. Krisbow Indonesia
Harga Kursus Digital Marketing Dumet School

PREMIUM

Estimasi Kursus 1 Bulan
5,5 Juta
  • Wordpress
  • SEO
  • Adwords Search
  • Facebook Ads & Instagram Ads
  • Youtube Ads
  • Email Marketing
  • Landing Page

PRO

Estimasi Kursus 2 Bulan
6,5 Juta
  • Wordpress
  • SEO
  • Adwords Search
  • Facebook Ads & Instagram Ads
  • Youtube Ads
  • Email Marketing
  • Landing Page
Populer

ULTIMATE

Estimasi Kursus 3 Bulan
8,5 Juta
  • Wordpress
  • SEO
  • Adwords Search
  • Facebook Ads & Instagram Ads
  • Youtube Ads
  • Email Marketing
  • Landing Page

3 Comments

Leave a Reply

Scroll Up